Daftar Lengkap Lagu Single HYDE Solo beserta Ranking Oricon Update Terbaru

 


Sebagai vokalis utama L'Arc~en~Ciel, HYDE sudah menjadi figur penting dalam sejarah musik rock Jepang. Keputusannya meniti karier solo pada tahun 2001 membuka ruang baru untuk mengeksplorasi kemampuan bermusiknya secara utuh. 

Lewat proyek ini, HYDE bergerak bebas melintasi berbagai warna musik, mulai dari susunan akustik yang tenang, raungan rock berdistorsi, sampai sentuhan musik modern yang agresif. Tangga lagu Oricon mencatat perjalanan panjang karya-karya ini dari masa ke masa.


Update Terbaru Daftar Single HYDE Solo & Peringkat Oricon

Berikut deretan single yang dirilis oleh HYDE sepanjang perjalanan karier solonya, lengkap dengan tanggal rilis, peringkat puncak Oricon, serta album yang menaungi lagu-lagu tersebut.

No.Tanggal RilisJudul SinglePeringkat Puncak OriconAlbum
117 Oktober 2001evergreen1ROENTGEN
212 Desember 2001Angel's tale2ROENTGEN
327 Februari 2002SHALLOW SLEEP2ROENTGEN
44 Juni 2003HELLO1666
56 November 2003HORIZON6666
65 Oktober 2005COUNTDOWN1FAITH
722 Februari 2006SEASON'S CALL1FAITH
820 Juni 2018WHO'S GONNA SAVE US6ANTI
929 Juni 2018AFTER LIGHT11ANTI
102 Oktober 2018FAKE DIVINE7ANTI
116 Februari 2019ZIPANG7ANTI
126 Maret 2019MAD QUALIA8ANTI
1326 Februari 2020BELIEVING IN MYSELF / INTERPLAY6HYDE[INSIDE]
146 November 2020LET IT OUT8HYDE[INSIDE]
1525 Juni 2021NOSTALGIC5JEKYLL
1624 November 2021FINAL PIECE8JEKYLL
1729 Januari 2026THE ABYSS5HYDE[INSIDE]

Langkah awal HYDE sebagai penyanyi solo dimulai pada 17 Oktober 2001 melalui lagu "evergreen". Rilisan ini mengejutkan publik yang sudah terbiasa mendengar lengkingan vokal khasnya bersama L'Arc~en~Ciel. HYDE justru menyajikan komposisi yang sunyi, mengandalkan petikan gitar akustik, alunan alat musik tiup, serta gesekan biola yang lembut.

Lirik lagu "evergreen" sendiri menggambarkan keheningan dan keabadian di momen-momen terakhir hidup seseorang. Suasana tenang yang dihadirkan lagu ini langsung memikat para pendengar hingga berhasil merebut posisi puncak nomor 1 di Oricon. Pencapaian ini sekaligus menjadi pondasi utama untuk album solo pertamanya, ROENTGEN.

Tiga single pertama HYDE diwarnai oleh nuansa akustik yang lembut. Namun, memasuki tahun 2003, ia mengambil langkah yang berani. Tepat pada 4 Juni 2003, single keempat bertajuk "HELLO" dilepas ke pasaran dan menandai pergantian gaya musik yang sangat kontras.

Melalui "HELLO", HYDE kembali memasukkan unsur gitar listrik berdistorsi, tempo yang cepat, serta ketukan drum yang bertenaga. Liriknya membawa pesan tentang keberanian menyapa hari baru dan melangkah maju. Perubahan gaya ini terbukti sukses besar di pasaran. "HELLO" langsung bertengger di peringkat 1 Oricon dan membuka jalan bagi lahirnya era album 666 (2003) yang penuh raungan rock. Ini dilanjutkan dengan album ketiga, FAITH (2006) dengan single "Coutdown" dan "Season's Call."

Pada tahun 2008, HYDE memutuskan untuk memfokuskan energinya pada proyek band VAMPS bersama gitaris K.A.Z. Setelah sepuluh tahun berjalan dengan proyek tersebut, HYDE akhirnya kembali memakai nama pribadinya sebagai penyanyi solo pada tahun 2018.

Momen kembalinya HYDE ditandai oleh lahirnya lagu "WHO'S GONNA SAVE US" pada 20 Juni 2018. Mengusung warna heavy rock dengan balutan musik elektronik industrial, lagu ini tampil garang lewat lirik bahasa Inggris yang lugas dan vokal yang penuh penekanan. Lagu ini sukses menduduki peringkat 6 Oricon dan menjadi pintu masuk utama menuju era album ANTI.

 Memasuki masa album ANTI di rentang 2018 hingga 2019, HYDE memanjakan pendengar lewat karya-karya unik seperti "AFTER LIGHT", "FAKE DIVINE", dan "ZIPANG". Ia menggabungkan elemen nu-metal, nuansa gothic, hingga kolaborasi megah bersama pianis Yoshiki. 

Memasuki dekade baru, produktivitasnya tidak menurun. Lagu-lagu bernuansa cepat seperti "BELIEVING IN MYSELF / INTERPLAY" dan "LET IT OUT" hadir berdampingan dengan lagu bertempo lambat seperti "NOSTALGIC" dan "FINAL PIECE".

Terakhir, kehadiran single "THE ABYSS" pada awal tahun 2026 membuktikan konsistensi HYDE di dunia musik. Lagu ini berhasil menembus peringkat 5 Oricon dan menegaskan bahwa perjalanan solo HYDE terus berkembang mengikuti intuisi bermusiknya.

Post a Comment

0 Comments