Lirik lagu Fujii Kaze yang berjudul "Masshiro" tidak tercantum dalam album mana pun sejauh ini. Lagu tersebut dirilis sebagai lagu iklan I LOHAS. Lagu ini dapat dinikmati di berbagai platform streaming, termasuk di kanal Youtube Fujii Kaze dengan durasi 4 menit dan 59 detik.
Lirik "Masshiro" Fujii Kaze ini sekilas seperti lagu perpisahan antara aku lirik dan sang kekasih seperti lagu cinta kebanyakan. Aku lirik sudah merasa terlalu lama bertahan dalam hubungan yang tidak bisa membuat ia bergerak kemana pun. Untuk bebas, ia harus meninggalkan kekasihnya meski masih cinta.''
Namun, seperti lagu-lagu Fujii Kaze lainnya, lagu ini bisa dipikirkan sebagai lagu perpisahan antara jiwa manusia dengan tubuhnya untuk mencapai Aku Sejati (Higher Self) atau Tuhan. Aku lirik menyadari bahwa perjalanan berikutnya yang melewati kematian tidak dapat ditempuh bersama tubuhnya saat ini.
Jadi, ia memutuskan harus pergi, atau melepaskan semua hasrat duniawi, karena tempat barunya kelak adalah "permainan yang tidak bisa dimainkan" bersama sang tubuh yang sudah bersamanya sepanjang hayat.
Berangkat dari pengulangan frasa “masshiro na kokoro” (hati yang putih murni), lagu ini menegaskan tema pemurnian batin. “Putih” di sini bukan sekadar kepolosan, melainkan kondisi batin yang telah dilepaskan dari beban, ekspektasi, dan kegelapan yang mengikat.
Proses “menembus tempat-tempat gelap gulita” lalu “dipeluk angin baru” memberi kesan transformasi: sebuah fase pembersihan diri yang menyakitkan namun perlu, sebelum seseorang bisa menerima kebebasan dan arah hidup yang baru. Dalam konteks spiritual, ini selaras dengan gagasan pencerahan—melewati kegelapan batin demi menyentuh kebenaran yang lebih jernih.
Kalimat “suki da yo, suki dakedo” (aku mencintaimu, tapi…) menjadi pusat konflik emosional lagu ini. Fujii Kaze tidak meniadakan cinta, namun menempatkannya sebagai sesuatu yang tidak cukup untuk membuat seseorang bertahan jika hubungan menghambat pertumbuhan.
Penambahan frasa kasual “shiran kedo” (entahlah, sih) memberi nuansa Kansai-ben yang santai namun getir, seakan aku lirik mencoba menertawakan keraguannya sendiri. Ini memperlihatkan kedewasaan emosional: menerima ambiguitas perasaan tanpa harus menyangkal keputusan untuk pergi.
Metafora “permainan yang tak bisa dimainkan” memperdalam makna eksistensial lagu ini. Hidup—atau perjalanan menuju tujuan digambarkan sebagai sesuatu yang menuntut gerak maju; diam berarti mustahil menang.
Jika dibaca secara spiritual, tubuh dan hasrat duniawi adalah “rekan main” yang tak bisa ikut melangkah ke tahap berikutnya. Karena itu, perpisahan menjadi keniscayaan, bukan pengkhianatan. Aku lirik memilih bertanggung jawab penuh dengan berkata “yang salah aku saja”, sebuah sikap penerimaan atas konsekuensi dari kesadaran baru.
Pada akhirnya, “Masshiro” terasa seperti doa pelepasan yang lembut namun tegas. Fujii Kaze menyampaikan bahwa perpisahan tidak selalu lahir dari kebencian atau rusaknya cinta, melainkan dari keberanian untuk jujur pada panggilan terdalam diri.
Lagu ini mengajak pendengar berdamai dengan kenyataan bahwa meninggalkan sesuatu yang dicintai bisa menjadi bentuk cinta yang paling murni, baik kepada orang lain, maupun kepada diri sendiri dan sumber kehidupan yang lebih tinggi.
Baca Juga Lirik Lagu Fujii Kaze Lainnya ---> Klik di Sini
Berikut ini lirik lagu Fujii Kaze "Masshiro" dalam kanji, romaji, dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
"Masshiro"
真っ白
lirik: Fujii Kaze/lagu: Fujii Kaze
真っ白な心に惹かれ
真実をさまよえば
真っ黒なところはぶち抜かれ
真新しい風にまた抱かれた
Masshiro na kokoro ni hikare
Shinjitsu wo samayoeba
Makkuro na tokoro wa buchinukare
Maatarashii kaze ni mata dakareta
Terpikat oleh hatimu yang putih murni
Mengembara melalui kebenaran
Menembus tempat-tempat gelap gulita
Ku dipeluk oleh angin baru sekali lagi
好きだよ 好きだけど
離れなくちゃ 置いてかなきゃ
好きだよ 知らんけど
私たちもう そんな頃よ
Suki da yo, suki dakedo
Hanarenakucha oite kanakya
Suki da yo, shiran kedo
Watashitachi mou sonna koro yo
Aku menyukaimu, meski ku menyukaimu
Kutetap harus berpisah denganmu, pergi meninggalkanmu
Aku menyukaimu, tak tahu, tapi ...
Sudah saatnya bagi kita
先にさよならするわ
悪いのはそうよいつも私でいいの
先に進まなければゴール
できぬゲームなのよ
Sakini sayonara suru wa
Warui no wa sou yo itsumo watashi de ii no
Sakini susumanakereba gouru
Dekinu geemu na no yo
'Kukan ucapkan selamat tinggal lebih dulu
Memang ku yang salah, selalu tak mengapa jadi diriku
Jika tidak bergerak maju, ku tak bisa mencapai yang harus dituji
Ini permainan yang tak bisa kau mainkan
真っ白な心に惹かれ
真実をさまよえば
真っ黒なところはぶち抜かれ
真新しい風にまた抱かれた
Masshiro na kokoro ni hikare
Shinjitsu wo samayoeba
Makkuro na tokoro wa buchi nukare
Maatarashii kaze ni mata dakareta
Terpikat oleh hatimu yang putih murni
Mengembara melalui kebenaran
Menembus tempat-tempat gelap gulita
Ku dipeluk oleh angin baru sekali lagi
先にさよならするわ
悪いのはそうよいつも私でいいの
先に進まなければ ゴール
できぬゲームなのよ
Sakini sayonara suru wa
Warui no wa sou yo itsumo watashi de ii no
Sakini susumana kereba gouru
Dekinu geemu na no yo
'Kukan ucapkan selamat tinggal lebih dulu
Memang ku yang salah, selalu tak mengapa jadi diriku
Jika tidak bergerak maju, ku tak bisa mencapai yang harus dituji
Ini permainan yang tak bisa kau mainkan
真っ白な心に惹かれ
真実をさまよえば
真っ黒な ところはぶち抜かれ
真新しい風にまた抱かれた
Masshiro na kokoro ni hikare
Shinjitsu wo samayoeba
Makkuro na tokoro wa buchi nukare
Maatarashii kaze ni mata dakareta
Terpikat oleh hatimu yang putih murni
Mengembara melalui kebenaran
Menembus tempat-tempat gelap gulita
Ku dipeluk oleh angin baru sekali lagi
好きだよ 好きだけど
離れなくちゃ 置いてかなきゃ
好きだよ 知らんけど
私たちもう そんな頃よ
Suki da yo, suki dakedo
Hanarenakucha oite kanakya
Suki da yo, shiran kedo
Watashitachi mou sonna koro yo
Aku menyukaimu, meski ku menyukaimu
Kutetap harus berpisah denganmu, pergi meninggalkanmu
Aku menyukaimu, tak tahu, tapi ...
Sudah saatnya bagi kita

0 Comments