Lagu Fujii Kaze "Matsuri" adalah lagu ikonik dari sang penyanyi berkarakter khas ini. Lagu yang punya durasi 3 menit dan 45 detik ini menjadi track kedua dalam album Love All Serve All yang rilis pada 23 Maret 2022. "Matsuri" kerap jadi lagu penutup konser Fujii Kaze dengan bobot lirik dan kualitas di dalamnya.
Lirik lagu "Matsuri" Fujii Kaze menunjukkan tema utama dalam penulisan lirik sang penyanyi. Aku lirik dalam lagu tersebut menegaskan bahwa setiap hari adalah festival yang harus disyukuri. Ketika seseorang sudah bersyukur, menikmati segala yang terjadi, entah itu baik dan buruk, ia akan mencapai kedamaian hakiki, tidak peduli lagi pada prinsip menang dan kalah yang kerap membawa manusia menderita.
Melalui “Matsuri”, Fujii Kaze menghadirkan pandangan hidup yang nyaris filosofis namun dibalut bahasa sederhana dan energi perayaan. Festival dalam lagu ini bukan sekadar peristiwa tahunan, melainkan metafora eksistensi itu sendiri. Dengan menyebut semua musim, mulai dari musim semi, panas, gugur, dingin, Kaze menegaskan bahwa seluruh fase kehidupan, termasuk kelahiran dan kematian, duka dan suka, adalah bagian dari satu perayaan besar yang berlangsung terus-menerus. Tidak ada momen yang lebih “sah” untuk dirayakan dibanding yang lain; semuanya setara dan sama berharganya.
Penolakan terhadap logika menang-kalah menjadi salah satu inti terdalam lagu ini. Pertanyaan retoris seperti “siapa yang ingin kau kalahkan?” menyoroti absurditas kompetisi manusia modern. Dalam perspektif “Matsuri”, penderitaan lahir bukan karena kenyataan hidup itu sendiri, melainkan karena kecenderungan manusia membandingkan, mengukur, dan menilai dirinya terhadap orang lain. Ketika perbandingan itu dilepaskan, hidup kembali menjadi ruang bermain yang bebas, bukan arena pertarungan.
Menariknya, sikap “aku tak peduli, lakukan sesukamu” (nanmo shitta koccha nai) bukanlah bentuk apatisme, melainkan ekspresi kebebasan batin. Aku lirik tidak lagi terikat oleh kebutuhan untuk mengontrol, menghakimi, atau membenarkan apa pun. Ini sejalan dengan konsep penerimaan radikal: membiarkan dunia berjalan apa adanya, sambil tetap membuka hati sepenuhnya. Dari sini muncul rasa syukur yang tulus, bukan sebagai kewajiban moral, tetapi sebagai konsekuensi alami dari penerimaan.
Kontras emosional yang ditampilkan dalam "Matsuri", mulai dari menangis keras, tertawa terbahak, panas yang membakar, dingin yang menusuk, menegaskan bahwa intensitas perasaan tidak perlu dihindari. Justru dengan mengalami semuanya secara utuh, manusia benar-benar “hadir” dalam festival kehidupan. Kaze seakan mengatakan bahwa spiritualitas bukan tentang meniadakan emosi, melainkan menari bersama emosi itu tanpa terjebak di dalamnya.
Bagian lirik yang mengakui ketidaksempurnaan hidup (“jika aku bisa hidup sempurna”) juga penting. Kesadaran bahwa hidup tidak pernah datar dan lurus tidak diikuti penyesalan mendalam, melainkan penerimaan: “belum terlambat sekarang.” Ini memberi pesan optimistis bahwa setiap momen, betapapun kacau atau terlambat terasa, tetap layak dirayakan. Festival selalu berlangsung di saat ini, bukan di masa lalu atau masa depan.
Lagu “Matsuri” adalah manifesto hidup Fujii Kaze: hidup sebagai perayaan, cinta sebagai satu-satunya rasa yang ingin dipelihara, dan syukur sebagai sikap paling radikal. Kalimat penutup “nan ni seyo medetai” (apa pun itu, layak dirayakan) merangkum keseluruhan lagu dengan sederhana namun kuat. Tidak peduli apa yang terjadi, hidup, dalam segala bentuknya, adalah sesuatu yang pantas dirayakan.
Baca Juga Lirik Lagu Fujii Kaze Lainnya ---> Klik di Sini
Berikut ini lirik lagu Fujii Kaze berjudul "Matsuri" lengkap dengan kanji, romaji, dan terjemahan dalam bahasa Indonesia.
"Matsuri" (まつり)
lirik/lagu: Fujii Kaze
愛しか感じたくもない
もう何の分け隔てもない
まとめてかかってきなさい
今なら全て受け止めるから
Ai shika kanjitaku mo nai
Mou nan no wakehedate mo nai
Matomete kakatte kinasai
Ima nara subete uketomeru kara
Tak ingin merasa apa pun selain cinta.
Tiada mau mengistimewakan yang mana
Berikan saja - kusiap untuk apa saja
Ku 'kan terima semuanya sekarang.
で、一体何がほしいわけ
誰に勝ちたいわけ
なかなか気づけんよね
何もかも既に持ってるのにね
De, ittai nan ga hoshii wake
Dare ni kachitai wake
Naka naka kizuken yo ne
Nanimokamo sude ni motteru noni ne
Jadi, apa sebenarnya yang kau inginkan?
Siapa yang ingin kau kalahkan?
Sulit untuk menyadarinya, bukan?
Kau sudah memiliki segalanya.
花祭り 夏祭り
何でも好きに選びな
あなたの心の中咲かせな (えいっ)
秋祭り 冬休み
その閉じた心 今こじ開けな
あっけーな
ラッセーラ
Hanamatsuri natsumatsuri
Nandemo suki ni erabi na
Anata no kokoro no naka sakasena (ay)
Akimatsuri fuyuyasumi
Sono tojita kokoro ima koji ake na
Akkee na
Rasse ra
Festival bunga, festival musim panas.
Pilih apa pun yang kau inginkan.
Buatlah itu mekar di hatimu. (Eh?)
Festival musim gugur, liburan musim dingin.
Bukalah hati yang tertutup itu sekarang.
Bukalah
Ayolah
祭り 祭り
毎日愛しき何かの
祭り 祭り
あれもこれもが大当たり
比べるものは何もない
勝ちや負けとか一切ない
ない ない
Matsuri matsuri
Mainichi itoshiki nani ka no
Matsuri matsuri
Are mo kore mo ga ooatari
Kuraberu mono wa nan mo nai
Kachi ya make toka issai nai
Nai nai
Festival, festival.
Setiap hari adalah cinta
festival, festival
Setiap hal kecil akan sukses besar
Tiada yang lebih baik atau buruk untuk dibandingkan
Tak ada menang atau kalah.
Tidak, tidak, tidak.
何も知ったこっちゃない
好きにしてください
何も知ったこっちゃない
好きにしてください
Nanmo shitta koccha nai
Suki ni shite kudasai
Nanmo shitta koccha nai
Suki ni shite kudasai
Aku tak peduli apa pun.
Lakukan sesukamu.
Aku tak peduli apa pun.
Lakukan sesukamu.
僕が激しく泣いたせいで
君が派手に笑ったせいで
夏の暑さ身体を焦がして
冬の厳しさ骨身に沁みた
Boku ga hageshiku naita sei de
Kimi ga hade ni waratta sei de
Natsu no atsusa karada wo kogashite
Fuyu no kibishisa honemi ni shimita
Karena aku menangis keras tersedu
Karena kau tertawa keras terbahak
Panasnya musim panas membakar tubuh
Bekunya musim dingin menusuk tulang hingga mati
真っ平らに生きられたら
真っ直ぐにそこへ行けたかな
っしゃ今なら遅くはねーから
っしゃ っしゃ っしゃ っしゃ
Mattaira ni ikiraretara
Massugu ni soko e iketa kana
Ssha ima nara osoku wa ne kara
Ssha ssha ssha ssha
Jika 'ku bisa menjalani hidup yang sempurna
Apakah aku bisa langsung pergi ke sana.
Belum terlambat sekarang.
Baiklah, baiklah, baiklah
花祭り 夏祭り
生まれゆくもの死にゆくもの
全てが同時の出来事
秋祭り 冬休み
みな抱きしめたら踊りなさいな
Hanamatsuri natsumatsuri
Umare yuku mono shini yuku mono
Subete ga douji no dekigoto
Akimatsuri fuyuyasumi
Mina dakishimetara odori na sai na
Festival bunga, festival musim panas
Lahir dan mati - Semuanya terjadi bersamaan
Festival musim gugur, liburan musim dingin
Peluk semua orang dan menari
祭り 祭り
毎日愛しき何かの
祭り 祭り
あれもこれもが有り難し
苦しむことは何もない
肩落とすこた一切ない
ない ない
Matsuri matsuri
Mainichi itoshiki nani ka no
Matsuri matsuri
Are mo kore mo ga arigatashi
Kurushimu koto wa nanmo nai
Kata o tosu kota issai nai
Nai nai
Festival, festival.
Setiap hari adalah cinta
festival, festival
Terus bersyukur atas segala yang terjadi
Tiada alasan untuk menderita
Tiada alasan untuk kecewa
Tidak, tidak
祭り 祭り
毎日愛しき何かの
祭り 祭り
あれもこれもが有り難し
苦しむことは何もない
肩落とすこた一切ない
ない なあああああああああい
Matsuri matsuri
Mainichi itoshiki nani ka no
Matsuri matsuri
Are mo kore mo ga arigatashi
Kurushimu koto wa nanmo nai
Kata o tosu kota issai nai
Nai nai
Festival, festival.
Setiap hari adalah cinta
festival, festival
Terus bersyukur atas segala yang terjadi
Tiada alasan untuk menderita
Tiada alasan untuk kecewa
Tidak, tidak
何も知ったこっちゃない
好きにしてください
何も知ったこっちゃない
Nanmo shitta koccha nai
Suki ni shite kudasai
Nanmo shitta koccha nai
Aku tidak peduli
Lakukan apa pun yang kau mau
Aku tidak peduli
何にせよめでたい
Nan ni seyo medetai
Pokoknya, ini semua layak dirayakan
