Daftar Single L'Arc~en~Ciel beserta Ranking Oricon & Update Terbaru

 


Ada alasan mengapa lagu-lagu L’Arc~en~Ciel tidak pernah terasa membosankan meski band ini sudah berjalan lebih dari tiga dekade. Itu tidak terlepas dari konsep Laruku tidak pernah punya satu formula tunggal nan generik untuk karya mereka.

Dari nomor dark wave era indies, balada megah berselimut orkestra, hingga trek gothic rock yang tajam, tiap single rilisannya selalu menandai fase transisi musik mereka. Belum lagi fakta bahwa keempat member Laruku, yaitu hyde, ken, tetsuya, dan yukihiro mampu menciptakan lagu berkelas dan jadi hits di negeri mereka.

Perjalanan single L'Arc~en~Ciel sudah dimulai sejak 1992 ketika merilis single Indie "Flood of Tears/Yasuoka". Sejak saat itu hingga yang terbaru pada 2026, sudah ada 46 single yang dirilis, 45 di antaranya meluncur pada era mereka di labl mayor. Masuk peringkat pertama Oricon Chart pun sudah jadi hal biasa untuk band legendaris ini.

Berikut ini daftar single L'Arc~en~Ciel sepanjang sejarah dan peringkat tertinggi mereka di Oricon Chart Weekly.

NoTanggal RilisJudul SingleOricon (Max)Billboard JAPANSertifikasiAlbum
Indies25 Nov 1992Floods of tears/夜想花---DUNE
121 Okt 1994Blurry Eyes#12 (CD)-Gold (CD/DL)Tierra
206 Jul 1995Vivid Colors#16 (CD)-Gold (CD)heavenly
321 Okt 1995夏の憂鬱 [Natsu no Yuutsu ~time to say good-bye]#15 (CD)-Gold (CD)heavenly
408 Jul 1996風にきえないで (Kaze ni Kienaide)#4 (CD)-Gold (CD)True
517 Okt 1996flower#5 (CD)-Platinum (CD/DL)True
621 Nov 1996Lies and Truth#6 (CD)-Gold (CD)True
717 Okt 1997虹 (Niji)#3 (CD)-Double Platinum (CD), Gold (DL)HEART
828 Jan 1998winter fall#1 (CD)-Double Platinum (CD), Platinum (DL)HEART
925 Mar 1998DIVE TO BLUE#1 (CD)-Double Platinum (CD), Gold (DL)ark
1008 Jul 1998HONEY#1 (CD)-Million (CD), Platinum (DL), Gold (ST)ray
1108 Jul 1998花葬 (Kasou)#4 (CD)-Million (CD), Gold (DL)ray
1208 Jul 1998浸食 (Sinshoku) 〜lose control〜#2 (CD)-Double Platinum (CD)ray
1307 Okt 1998snow drop#1 (CD)-Million (CD), Gold (DL)ray
1414 Okt 1998forbidden lover#1 (CD)-Double Platinum (CD)ark
1521 Apr 1999HEAVEN'S DRIVE#1 (CD)-Million (CD), Gold (DL)ark
1602 Jun 1999Pieces#1 (CD)-Double Platinum (CD)ark
1711 Ags 1999Driver's High#2 (CD)-Platinum (CD/DL), Gold (ST)ark
1827 Okt 1999LOVE FLIES#1 (CD)-Platinum (CD)REAL
1919 Jan 2000NEO UNIVERSE/finale#1 (CD)-Million (CD), Gold (DL)REAL
2019 Jul 2000STAY AWAY#1 (CD)-Double Platinum (CD)REAL
2105 Sep 2001Spirit dreams inside -another dream-#1 (CD)-Platinum (CD)SMILE
2204 Feb 2004READY STEADY GO#1 (CD)-Platinum (CD/DL)SMILE
2303 Mar 2004瞳の住人 (Hitomi no Juunin)#1 (CD)-Gold (CD/DL)SMILE
2402 Jun 2004自由への招待#1 (CD)-Platinum (CD), Gold (DL)AWAKE
2513 Jan 2005Killing Me#1 (CD)-Gold (CD)AWAKE
2606 Apr 2005New World#1 (CD)-Gold (CD/DL)AWAKE
2718 Mei 2005叙情詩 (Jojoushi)#1 (CD)-Gold (CD)AWAKE
2820 Jul 2005Link#2 (CD)-Platinum (CD/DL)KISS
2930 Ags 2006the Fourth Avenue Café#5 (CD)-Gold (DL)True
3030 Mei 2007SEVENTH HEAVEN#1 (CD)-Gold (CD/DL)KISS
3129 Ags 2007MY HEART DRAWS A DREAM#1 (CD)-Gold (CD/DL)KISS
3210 Okt 2007DAYBREAK'S BELL#1 (CD)-Gold (CD), Platinum (DL)KISS
3314 Nov 2007Hurry Xmas#1 (CD)-Gold (CD/DL)KISS
3402 Apr 2008DRINK IT DOWN#1 (CD)#1 (CD)Gold (CD/DL)BUTTERFLY
3527 Ags 2008NEXUS 4/SHINE#2 (CD)#2 (CD)Gold (CD)BUTTERFLY
3627 Jan 2010BLESS#2 (CD)#2 (CD)Gold (CD/DL)BUTTERFLY
3722 Jun 2011GOOD LUCK MY WAY#4 (CD)#3 (CD)Gold (CD/DL)BUTTERFLY
3812 Okt 2011X X X#1 (CD)#1 (CD)Gold (CD/DL)BUTTERFLY
3914 Des 2011CHASE#2 (CD)#2 (CD)Gold (CD/DL)BUTTERFLY
-13 Ags 2014EVERLASTING#2 (CD)#2 (CD)-Belum masuk album
4023 Des 2015Wings Flap#2 (CD)#2 (CD)-Belum masuk album
4121 Nov 2016Don't be Afraid#4 (CD)#5 (CD)-Belum masuk album
4231 Mei 2021ミライ (Mirai)#3 (DL)#2 (DL)-Belum masuk album
4308 Ags 2021FOREVER#7 (DL)#7 (DL)-Belum masuk album
4419 Okt 2024YOU GOTTA RUN#4 (DL)#3 (DL)-Belum masuk album


Sebelum bergabung dengan Sony Music (di bawah payung Ki/oon Records) dan menjual jutaan keping CD, L'Arc~en~Ciel berjuang di kancah undeground Kansai. Single "Floods of tears / Yasouka" rilis pada 25 November 1992 lewat label independen Night Gallery. Langkah ini menjadi momen krusial dalam sejarah internal band karena menandai debut masuknya Sakura sebagai drummer baru menggantikan Pero.

Lagu "Floods of tears" diciptakan oleh tetsuya dengan lirik buatan hyde. Gaya musiknya mengusung warna darkwave dan gothic rock kental dengan dominasi dentuman bas melodis serta petikan gitar ken yang dipenuhi efek chorus. Di sisi lain, lagu B-side berjudul "Yasouka" menyuguhkan nuansa melancholic yang makin mempertegas identitas visual kei era awal mereka.

Keterbatasan dana produksi saat itu membuat rilisan fisik bentuk piringan hitam (vinyl 8 inci) ini cuma dicetak sebanyak 1.000 kopi. Karena dicetak sangat terbatas, piringan hitam ini langsung ludes dalam hitungan hari. Format CD fisiknya baru dirilis pada November 1993, itu pun cuma dibatasi 5.000 kopi. 

Sampai sekarang, kepingan asli rilis indies ini memegang status sebagai barang paling langka yang diburu para kolektor L'Arc~en~Ciel di seluruh dunia. Versi rekaman ulang dari Floods of tears belakangan dimasukkan ke dalam album debut indie mereka, DUNE, dengan aransemen yang sedikit dipoles.

Setelah sukses memuncaki tangga lagu Oricon Indies lewat album DUNE, L'Arc~en~Ciel resmi dipinang label mayor Ki/oon Sony Records. Pada 21 Oktober 1994, mereka merilis single debut mayor berjudul "Blurry Eyes". Lagu ini juga dipasang sebagai lagu tema pembuka untuk serial anime DNA², yang langsung melambungkan nama mereka ke pendengar arus utama di Jepang.

Komposisi "Blurry Eyes" digubah oleh tetsuya. Lagu ini menampilkan tempo cepat dengan progresi nada pop yang manis, namun dibungkus struktur aransemen rock yang rumit. Salah satu keunikan lagu ini ada pada bagian bridge tengah, irama musik mendadak berubah menjadi waltz 3/4 sebelum kembali ke tempo utama yang energik. Elemen inilah yang membuat Blurry Eyes selalu menjadi lagu wajib dalam daftar konser mereka.

Single ini rilis dalam format CD mini 8 sentimeter, format standar industri musik Jepang pada pertengahan 90-an. "Blurry Eyes" berhasil menembus posisi 12 di tangga lagu Oricon dan bertahan puluhan minggu di jajaran tangga lagu nasional. 

Ketika nama L'Arc~en~Ciel makin membesar beberapa tahun setelahnya, penjualan susulan untuk single ini terus mengalir sampai berhasil mendapatkan sertifikasi Gold dari Recording Industry Association of Japan (RIAJ). Penjualan versi digitalnya di era modern pun ikut mengantongi sertifikasi Gold.

Awal tahun 1997 menjadi periode tergelap sepanjang sejarah perjalanan L'Arc~en~Ciel. Penangkapan Sakura atas kasus penyalahgunaan narkotika pada Februari 1997 membuat seluruh kegiatan band dibekukan seketika. Rencana rilis single "the Fourth Avenue Café" dibatalkan, tayangan promosi dihentikan, dan masa depan grup ini berada di ujung tanduk. Sakura akhirnya memilih mundur dari posisi drummer.

Setelah masa vakum selama delapan bulan, tetsuya, ken, dan hyde kembali berkumpul di studio. Mereka mengajak yukihiro (mantan drummer DIE IN CRIES) sebagai drummer pendukung untuk menggarap materi baru. Hasil dari pertaruhan besar itu rilis pada 17 Oktober 1997 lewat single berjudul "虹 (Niji)". Liriknya ditulis oleh hyde sebagai ungkapan emosi, harapan, dan tekad mereka untuk bangkit dari kehancuran.

Secara musikalitas, Niji garapan ken menampilkan struktur musik yang megah. Lagu dibuka dengan petikan gitar akustik yang disusul narasi bahasa Inggris oleh hyde, sebelum meledak ke dalam aransemen simfoni rock berkecepatan tinggi. Pola permainan drum yukihiro yang presisi memberikan warna baru yang lebih modern pada sound L'Arc~en~Ciel.

Respons pasar luar biasa. "Niji" melesat ke posisi 3 Oricon pada minggu pertama dan terjual lebih dari 700.000 keping, yang membuat CD ini meraih sertifikasi Double Platinum. Keberhasilan single ini mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memuluskan jalan pengangkatan yukihiro sebagai anggota tetap L'Arc~en~Ciel pada akhir tahun 1997. 

Gairah kebangkitan yang dipicu oleh single "Niji" berlanjut ke awal tahun 1998. Pada 28 Januari 1998, L'Arc~en~Ciel melempar single ke-8 mereka yang diberi judul "winter fall". Lagu ini menjadi karya rekaman resmi pertama mereka bersama yukihiro sebagai anggota penuh.

Lagu "winter fall" diciptakan oleh ken dengan pendekatan pop-rock yang kaya instrumen pendukung. Berbeda dari lagu-lagu bertema musim dingin pada umumnya yang bernuansa lambat, "winter fall" dibawakan dalam tempo sedang yang dinamis. Ken memasukkan balutan strings dan brass section bernuansa jazz-pop untuk memberi kesan megah pada melodi vokal buatan hyde. Liriknya yang ditulis hyde, menceritakan tentang kenangan cinta yang pupus bersamaan dengan datangnya musim salju.

Single ini mencatatkan sejarah baru bagi karier L'Arc~en~Ciel. winter fall langsung meluncur ke posisi 1 di tangga lagu Oricon tepat di minggu pertama rilisnya. Capaian ini menjadi kali pertama L'Arc~en~Ciel menduduki posisi puncak Oricon sepanjang karier mereka. winter fall sukses terjual lebih dari 850.000 keping fisik dan mengantongi sertifikasi Double Platinum untuk CD serta Platinum untuk unduhan digital. Kesuksesan lagu ini membuka kran dominasi L'Arc~en~Ciel di Oricon sepanjang tahun 1998.

Tanggal 8 Juli 1998 mencatat salah satu manuver paling berani dalam sejarah industri musik Jepang. L'Arc~en~Ciel merilis tiga single baru secara bersamaan dalam satu hari: "HONEY", "花葬 (Kasou)", dan "浸食 (Sinshoku)〜lose control〜". Strategi merilis tiga CD sekaligus ini belum pernah dilakukan oleh grup rock manapun di Jepang saat itu.

Masing-masing lagu menyajikan karakter musik yang bertolak belakang. "HONEY" yang digubah oleh hyde, lagu ini mengusung genre straight-ahead rock dengan tempo kencang dan riff gitar yang catchy. Hyde memegang gitar ritem sendiri saat membawakan lagu ini. 

"HONEY" dipilih menjadi lagu iklan komersial dan langsung meledak di pasaran. Lagu ini sukses menduduki posisi 1 Oricon dan menjadi single pertama L'Arc~en~Ciel yang menembus penjualan di atas satu juta keping (Million Certified).

Sementara itu, "花葬 (Kasou)", komposisi karya ken, menyuguhkan warna arsitektur musik dark-gothic dengan lirik puitis bernuansa suram buatan hyde. Kasou berhasil masuk di posisi 4 Oricon dan meraih sertifikasi Million dengan penjualan melampaui satu juta keping.

Yang terakhir, "浸食 〜lose control〜". Diciptakan oleh ken, lagu ini memiliki struktur aransemen paling eksperimental. Menggabungkan unsur progressive rock dengan perubahan birama ekstrem dari 4/4 ke 7/8 di bagian refren, lagu ini terpilih menjadi lagu tema untuk film Godzilla (versi rilisan Asia). Single ini bertengger di posisi 2 Oricon dengan sertifikasi Double Platinum.

Pada tangga lagu mingguan Oricon edisi 20 Juli 1998, L'Arc~en~Ciel memborong posisi puncak chart dengan menempatkan "HONEY" di peringkat 1, "浸食 〜lose control〜" yang menempati urutan 2, dan Kasou di peringkat 4. Dominasi tiga lagu ini dalam satu pekan menjadi fenomena langka yang mempertegas posisi L'Arc~en~Ciel di puncak popularitas musik rock Jepang era 90-an.

Salah satu single yang tidak kalah ikonik adalah "Ready Steady Go" yang merupakan single pertama setelah hiatus Laruku selama hampir tiga tahun. Lagu ini diciptakan oleh tetsuya dengan aransemen punk-rock berkecepatan tinggi yang penuh energi. Karakter gitarnya rapat, bassline meliuk-liuk, dan dentuman drum yukihiro digeber tanpa henti dari awal hingga akhir lagu. Lagu ini terpilih sebagai lagu tema pembuka kedua untuk serial anime Fullmetal Alchemist. 

Ekspektasi publik yang tertahan selama bertahun-tahun membuat penjualan single ini melesat tajam. "READY STEADY GO" langsung bertengger di posisi 1 Oricon di minggu pertama rilisnya dan mengamankan sertifikasi Platinum dari RIAJ. 

Lagu ini berhasil membuktikan bahwa daya pikat L'Arc~en~Ciel sama sekali tidak pudar meski sempat menghilang lama dari panggung musik. Hingga saat ini, "READY STEADY GO" menjadi salah satu lagu kebangsaan L'Arc~en~Ciel yang paling sering dibawakan untuk membakar semangat penonton di konser-konser skala stadion mereka.

Kini, memasuki empat dekade berkarya, L'Arc~en~CIel masih terus menghasilkan single. Memang, lagu-lagu mereka tidak lagi menempati posisi puncak Oricon Chart. Namun, tetap meraih peringkat terhormat yang menunjukkan betapa besarnya minat fans terhadap band legendaris ini. 

Post a Comment

0 Comments