Film Jepang One Second Ahead, One Second Behind: Saat Ritme Hidup & Waktu Berbenturan

 


Bagaimana rasanya jika ritme tubuh Anda berjalan terlalu cepat atau justru tertinggal dari manusia pada umumnya? Pertanyaan tak biasa ini menjadi titik tumpu utama bagi sutradara Nobuhiro Yamashita dalam meracik karya komedi romantis bertajuk One Second Ahead, One Second Behind (2023).

Sinema ini sebenarnya adaptasi resmi dari film Taiwan populer karya Chen Yu-hsun yang rilis pada 2020 dengan judul My Missing Valentine. Meski demikian, versi Jepang ini hadir membawa nuansa berbeda berkat sentuhan naskah dari penulis ternama Kankuro Kudo. Ia mengambil keputusan berani dengan membalikkan jenis kelamin kedua tokoh utama dan memindahkan latar cerita ke sudut-sudut kota Kyoto.

 Sinopsis One Second Ahead, One Second Behind

Cerita One Second Ahead, One Second Behind berpusat pada Hajime (diperankan oleh Masaki Okada), seorang pegawai kantor pos yang tampan namun memiliki masalah ritme hidup. Sejak kecil, ia bergerak satu detik lebih cepat dibanding orang lain. 

Mata Hajime selalu terpejam dalam foto kelas karena ia berkedip terlalu cepat, dan ia sering terbangun sebelum alarm berbunyi. Sifat terburu-buru ini kerap membuat hubungan asmaranya kandas.

Struktur narasi film ini terbelah menjadi dua bagian dengan gaya visual dan pendekatan cerita yang kontras:

Paruh pertama One Second Ahead, One Second Behind didasarkan pada suudut pandang Hajime. Bagian awal ini berfokus pada dinamika komedi tempat kerja dan nasib sial Hajime. Setelah dicampakkan rekannya, ia jatuh hati pada Sakurako (Rion Fukumuro), seorang musisi jalanan. Ketika mereka berencana kencan pada hari Minggu, Hajime terbangun dan menyadari hari Minggu tersebut hilang begitu saja, berganti langsung menjadi hari Senin.
 

Sementara itu, paruh kedua (Sudut Pandang Reika), mengambil sudut pandang Reika Chosokabe (Kaya Kiyohara), seorang mahasiswi fotografi yang ritme hidupnya justru lambat satu detik. Di bagian inilah elemen fantasi supernatural serta kilas balik masa lalu terkuak, memberikan jawaban atas hilangnya waktu 24 jam yang dialami Hajime.
 

Eksplorasi Tema Waktu dan Sentuhan Keajaiban


Hal yang membuat adaptasi My Missing Valentine ke dalam One Second Ahead, One Second Behind ini memikat adalah bagaimana Kankuro Kudo menyuntikkan keajaiban yang mengingatkan penonton pada serial klasik The Twilight Zone. Peristiwa hilangnya satu hari dialihkan menjadi pengalaman unik sekaligus manis.

Kota Kyoto dipilih bukan sekadar sebagai latar visual, melainkan karakter tambahan yang memperkuat cerita. Hajime digambarkan sebagai sosok yang sangat bangga pada lokasinya. Sementara itu, perjalanan Reika membawa penonton menuju kawasan pesisir Amanohashidate yang indah.

Elemen KarakterHajime (Masaki Okada)Reika (Kaya Kiyohara)
Tempo Hidup1 Detik Lebih Cepat1 Detik Lebih Lambat
Profesi / KesibukanPegawai Kantor PosMahasiswi & Fotografer
Ciri PerilakuImpulsif, Tergesa-gesaTenang, Pengamat yang Tekun


Masaki Okada membawakan peran Hajime dengan aksi komedik yang unik. Ditambah, penampilannya pada momen-momen emosional berhasil menjaga karakter ini tetap membumi.

Sebaliknya, Kaya Kiyohara menghadirkan akting yang tenang dan berjarak. Kontras antara kepribadian ekspresif Hajime dan kesabaran Reika menciptakan dinamika asimetris yang unik, walau keduanya tidak banyak berada dalam satu bingkai bersamaan.

Sinematografer Yoichi Kamakari mengemas nuansa visual film ini dengan warna-warna cerah bergaya ala manga. Pengambilan gambar di kawasan pantai dan malam hari menyajikan estetika yang memanjakan mata. Di samping itu, penyuntingan gambar karya Takashi Sato menjaga ritme film tetap cepat, selaras dengan tempo hidup sang tokoh utama.

One Second Ahead, One Second Behind
merupakan tontonan komedi romantis Jepang yang menyegarkan. Bagi penikmat sinema yang menyukai kisah cinta berbalut fantasi ringan dan karakter-karakter unik, karya Nobuhiro Yamashita ini menawarkan perjalanan emosional yang manis. Film ini mengingatkan kita bahwa dalam urusan perasaan, keselarasan waktu akan menemukan jalannya sendiri.

 Anda yang penasaran dengan One Second Ahead, One Second Behinddapat menyaksikan film ini melalui layanan streaming berlangganan Netflix.

Post a Comment

0 Comments