Dalam sejarah industri hiburan Jepang, jarang ada kisah asmara antara dua pesohor besar yang terasa begitu dramatis, murni, sekaligus tahan uji seperti perjalanan cinta antara HYDE, vokalis karismatik band rock L'Arc〜en〜Ciel, dan Megumi Oishi, mantan penyiar berita cuaca dan aktris yang dikenal akan keanggunannya.
Dimulai dari kekaguman masa remaja HYDE kepada Megumi Ooishi yang terucap di hadapan kamera televisi nasional pada era 1990-an, takdir membawa pasangan ini melewati panggung hiburan, mengarungi sorotan media tabloid, hingga membangun fondasi rumah tangga yang kokoh.
Perjalanan asmara mereka bukan sekadar romansa selebriti biasa. Pernikahan Hyde dan Megumi adalah bukti nyata tentang bagaimana sebuah impian cinta masa muda dapat terwujud dan bertahan melampaui rentang waktu lebih dari seperempat abad.
1. Kekaguman Masa Sekolah yang Menjadi Nyata
Jauh sebelum keduanya saling bertukar pandang di studio televisi, HYDE sudah menyimpan rasa kagum yang mendalam terhadap Megumi Oishi. Saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), HYDE kerap menyaksikan Oishi di layar kaca. Bagi HYDE, Oishi bukan sekadar figur publik berparas jelita, melainkan manifestasi nyata dari sosok wanita ideal yang selalu ia dambakan.
Meskipun HYDE kemudian tumbuh menjadi seorang bintang rock legendaris yang digilai jutaan penggemar dengan citra panggung yang dingin dan misterius, kekagumannya terhadap Oishi tidak pernah pudar. Dalam berbagai kesempatan santai, HYDE tak ragu mengakui bahwa tipe wanita idamannya sejak lama adalah Megumi Oishi. Kejujuran polos inilah yang kelak menjadi pintu pembuka bagi takdir kehidupan mereka.
2. Momen Legendaris di "Utaban" 1998 dan Sesi Love Love Attack
Puncak dari takdir cinta mereka terjadi pada 6 Oktober 1998 dalam program acara musik ternama besutan stasiun TV TBS, Utaban. Saat L'Arc〜en〜Ciel hadir sebagai bintang tamu, dua pembawa acara ikonik, Takaaki Ishibashi dan Masahiro Nakai, melempar pertanyaan klasik kepada HYDE: "Siapakah wanita idealmu?"
Tanpa naskah (script) dan tanpa keraguan sedikit pun, HYDE langsung menyebut nama Megumi Oishi. Suasana studio yang mendadak heboh makin pecah ketika tim produksi Utaban melakukan aksi kejutan. Pihak acara berpura-pura hanya menyajikan pesan video (VTR) dari Oishi, tetapi tak lama kemudian, Megumi Oishi secara mengejutkan melangkah masuk ke dalam studio.
Melihat wanita impian masa remajanya berdiri di hadapannya secara nyata, HYDE yang dikenal tenang di atas panggung mendadak membeku total. Wajahnya memerah, matanya tidak fokus, dan ia berkali-kali tertawa malu sambil memalingkan pandangan, sebuah pemandangan langka yang merekam kepolosan seorang pria yang sedang jatuh cinta.
Keduanya kemudian diarahkan untuk duduk berdua dalam segmen khusus bertajuk Love Love Attack. Di bawah sorotan lampu studio dan tatapan jutaan penonton, terjadi dialog yang canggung. Setelah saling menyapa, hyde kebingungan hendak bicara apa. Presenter mencoba untuk mengarahkan mereka bersalaman. Namun, yang dilakukan hyde justru adalah menyentuh tangan Megumi. Barulah ketika disebutkan "handshake", Hyde melakukannya.
Dalam kegugupan yang makin menguat, hyde meminta tolong teman-temannya. Tetsuya dari luar panggung berbisik keras. Namun, hyde kembali salah tangkap. Dia mengira Tetsuya berkata "tabako" (rokok). Padahal, yang dimaksud adalah "denwabango" (nomor telepon). Konyolnya, hyde malah mengatakan lebih keras, "Apa? Denwabango?"
Merasa perjodohan Megumi dan Hyde tidak berjalan sesuai rencana, presenter datang dan menjitak kepala hyde hingga sang vokalis mengaku kesakitan sambil tertawa.
HYDE tampak bahagia setelah acara ini. Perasaannya itu bahkan berlanjut ke buletin resmi klub penggemar (fanclub newsletter), ketika ia menuliskan komentar jujur, "Dia sangat cantik sampai-satu rasanya sulit dipercayai."
Setelah acara, Hyde dan Megumi tampaknya benar-benar bertukar nomor telepon. Namun, keduanya tidak langsung menjalin ikatan pacaran saat itu juga.
Hubungan mereka baru benar-benar mencair dan berkembang pesat pada pertengahan tahun 1999, ketika keduanya menghadiri acara makan malam santai (nomikai) yang diatur oleh rekan saling kenal di industri hiburan. Berada di luar tekanan kamera televisi dan sorotan publik, HYDE dan Oishi mulai mengenal kepribadian satu sama lain secara mendalam hingga akhirnya resmi berpacaran.
3. Kehebohan Liburan Los Angeles dan "Christmas Wedding" 2000
Jalinan asmara yang diikat secara rapi tersebut akhirnya tercium oleh media massa pada akhir tahun 2000. Pada awal Desember 2000, sebuah majalah mingguan berhasil memotret keberadaan HYDE dan Megumi Oishi yang sedang melakukan perjalanan bersama ke Los Angeles, Amerika Serikat, dengan membawa serta orang tua dari kedua belah pihak.
Berita tersebut langsung meledak dengan tajuk bahwa pernikahan dua pesohor ini sudah berada di depan mata. Menyanggapi bocornya foto-foto liburan keluarga tersebut ke publik, HYDE dan Oishi mengambil keputusan tegas dan bertanggung jawab. Dari rencana awal yang seharusnya melangsungkan pernikahan pada musim semi 2001, mereka mempercepat pendaftaran pernikahan.
Pada 25 Desember 2000, bertempat di Los Angeles, HYDE dan Megumi Oishi secara resmi mengesahkan ikatan pernikahan mereka. Momen perkawinan di hari Natal ini dikenang luas oleh publik dan penggemar sebagai Christmas Wedding yang sangat romantis.
Mengenai pernikahan tersebut, kedua belah pihak memberikan pernyataan yang mencerminkan kedewasaan sikap masing-masing:
Megumi Oishi memberi tanggapan ringan dan hangat: "Saya memutuskan menikah dengannya karena dia adalah penggemar setia saya."
HYDE memberikan refleksi hidup yang sangat mendalam: "Saya merasa telah mendapatkan cinta tanpa syarat (unconditional love)." Bagi HYDE, ikatan pernikahan memberikan makna nyata bahwa adanya pranata pernikahan justru mendorong seseorang untuk terus berjuang dan berusaha menjadi pasangan yang lebih baik setiap harinya.
4. Mengarungi Rumor dan Komitmen Menjaga Privasi Buah Hati
Perjalanan rumah tangga pasangan ini tak lepas dari terpaan ujian media tabloid.
Pada sekitar tahun 2007, publik sempat dihebohkan oleh berita kabar burung yang melaporkan perjumpaan HYDE dengan mantan model Chisato Morishita di sebuah restoran kawasan Ginza.
Ini disertai spekulasi kabar pisah rumah (bekkyo). Namun, isu tersebut ditampik keras oleh pihak manajemen dan terbukti tidak berdasar. Hubungan rumah tangga mereka nyatanya tetap kokoh dan berjalan harmonis.
Pada 11 November 2003, kebahagiaan mereka makin lengkap dengan lahirnya putra pertama yang diberi nama Rei (玲)—sebuah nama bermakna "suara yang indah" yang oleh para penggemar sering dihubungkan dengan kepekaan musik HYDE serta album mahakarya L'Arc〜en〜Ciel, RAY.
Sadar akan besarnya tekanan popularitas, HYDE dan Oishi menerapkan kebijakan perlindungan privasi yang sangat ketat terhadap sang putra. Wajah, dokumen pribadi, dan kehidupan sekolah Rei sama sekali tidak pernah dipublikasikan ke media massa.
Rei dibesarkan dalam lingkungan pendidikan bereputasi tinggi di Gakushuin, mulai dari tingkat dasar hingga jenjang perguruan tinggi, di mana HYDE sendiri beberapa kali terpantau hadir secara tenang untuk memberikan dukungan langsung pada acara olahraga sekolah (undokai).
5. Lebih dari 25 Tahun Bersama: Keharmonisan yang Bertahan
Melewati masa pernikahan yang kini telah melampaui kuartal abad (25 tahun lebih), pasangan HYDE dan Megumi Oishi membuktikan bahwa ikatan cinta yang berakar dari rasa saling menghormati mampu bertahan di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan.
Meski Megumi Oishi kini memilih fokus penuh memprioritaskan urusan domestik rumah tangga dan hanya sesekali tampil dalam proyek pemodelan majalah wanita dewasa atau kampanye iklan kosmetik eksklusif, dukungannya menjadi pilar ketenangan utama bagi HYDE.
Di sisi lain, HYDE yang masih sangat aktif menggelar tur konser orkestra dan merilis karya-karya musik baru, secara konsisten tetap mengenakan cincin pernikahannya di jari manis tangan kiri saat tampil di atas panggung.
Kisah dari lingkaran terdekat juga menyebutkan bahwa di balik pintu rumah mereka, keduanya masih menjaga kehangatan dengan saling memanggil panggilan kesayangan "Darling" dan "Honey".
Kisah cinta HYDE dan Megumi Oishi mengajarkan bahwa keajaiban tidak hanya terjadi saat cinta itu dimulai, melainkan saat dua orang berkomitmen untuk menjaga, merawat, dan memelihara ikatan tersebut setiap hari
Dari momen menggemaskan di panggung Love Love Attack hingga menjadi pasangan suami istri yang matang, perjalanan mereka tetap menjadi salah satu dongeng kehidupan nyata paling indah di dunia hiburan modern.

0 Comments
Silakan berdiskusi dengan sopan. Komentar akan muncul setelah dimoderasi