Lirik lagu "Sakura Nagashi" Utada Hikaru lengkap dengan terjemahan bahasa Indonesia menampilkan kisah aku lirik yang merasakan hampa ditinggalkan oleh seseorang yang dicintainya. Lagu berdurasi 4 menit dan 42 detik ini dirilis secara digital pada 17 November 2012.
Lirik "Sakura Nagashi" adalah lagu tema (theme song) untuk film ketiga Rebuild of Evangelion yang berjudul Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo. Lagu yang dikerjakan oleh Bunkanmaru Studio ini adalah single terakhir Utada Hikaru di bawha payung EMI Music Japan.
Lagu "Sakura Nagashi" belakangan masuk ke dalam album keenam Utada, Fantome, yang dirilis sekitar 4 tahun kemudian, yaitu 2016. Untuk lagu ini, Utada Hikaru bekerjasama dengan Paul Carter dalam penulisannya.
Lagu ini lahir dari momen yang sangat personal bagi Utada Hikaru. Meski sedang hiatus saat itu, ia menerima permintaan tim film Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo untuk menulis lagu tema. Utada sudah mengisi tema untuk dua film Evangelion terdahulu. Menariknya, ia menulis lagu ini tanpa menonton filmnya atau membaca naskah, hanya berbekal gambaran samar dari staf.
Sutradara Hideaki Anno memberi arahan sederhana, "tulis saja apa yang dirasakan". Karena merasa tidak benar-benar memahami isi film, Utada justru menarik dari pengalaman emosionalnya sendiri. Peristiwa gempa dan tsunami Jepang 2011 sangat memengaruhi perasaannya saat itu. Terutama soal rasa kehilangan, duka kolektif, refleksi tentang hidup, serta kematian yang meresap kuat.
Secara tematik, lirik "Sakura Nagashi" memadukan citra sakura yang gugur dengan kefanaan hidup. Bunga sakura di Jepang sering menjadi metafora tentang keindahan yang singkat; di sini, Utada melambangkan orang tercinta yang pergi terlalu cepat. Aku lirik seolah berbicara pada sosok yang telah tiada: ada penyesalan karena “belum sempat menyampaikan apa pun,” sekaligus upaya menerima bahwa hidup terus berjalan. Refrain bahasa Inggris “Everybody finds love in the end” memberi lapisan harapan di tengah duka.
Dari sisi musikal, aransemen yang lembut dan minimalis memperkuat kesan requiem: tenang, reflektif, dan elegan secara literer. Kolaborasi penulisan dengan Paul Carter membantu membingkai melodi yang sederhana namun menghanyutkan. Tidak heran jika banyak pendengar merasakan lagu ini sebagai ruang kontemplasi tentang kehilangan, cinta, dan kelanjutan hidup.
Untuk pembaca yang mencari makna lirik "Sakura Nagashi", kuncinya ada pada kontras: duka dan harapan, akhir dan kelanjutan. Tangis bayi yang “sehat” di lirik menandai hidup baru yang lahir di kota yang sama: pesan bahwa jejak cinta manusia berlanjut melalui generasi berikutnya. Itulah mengapa lagu ini sering dibaca bukan sekadar balada sedih, melainkan penghormatan puitis pada kehidupan itu sendiri.
Berikut ini lirik lagu "Sakura Nagashi" Utada Hikaru lengkap dengan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
"SAKURA NAGASHI" (桜流し)
lirik: Utada Hikaru/ lagu: Utada Hikaru, Paul Carter
開いたばかりの花が散るのを
「今年も早いね」と残念そうに見ていたあなたはとてもきれいだった
hiraita bakari no
hana ga chiru no o
‘kotoshi mo hayai ne’ to
Zannen sou ni miteita anata wa
Totemo kirei datta
Menatap bunga yang baru saja mekar, gugur meluruh.
"Betapa cepatnya tahun ini," ucapmu lirih kala itu.
Wajahmu yang menyimpan kecewa itu,
Sungguh terlihat sangat indah ...
もし今の私を見れたならどう思うでしょうあなた無しで生きてる私を
moshi ima no watashi o mireta nara
Dou omou deshou
Anata nashi de ikiteru watashi o
Andai bisa melihat diriku yang sekarang,
Apa yang akan kau pikirkan?
Tentang aku, yang tetap hidup tanpamu.
Everybody finds love In the end
Setiap orang menemukan cinta ... pada ujungnya
あなたが守った街のどこかで今日も響く健やかな産声を聞けたならきっと喜ぶでしょう私たちの続きの足音
anata ga mamotta machi no dokoka de
kyou mo hibiku Sukoyaka na ubugoe o
kiketa nara Kitto yorokobu deshou
Watashitachi no tsuzuki no ashioto
Andai bisa mendengarnya,
Kau pasti 'kan bahagia.
Itulah langkah yang meneruskan jejak langkah kita.
Entah di sudut kota yang dulu kau jaga,
Gema tangis bayi yang baru lahir terdengar sehat hari ini.
Everybody finds love In the end
Setiap orang menemukan cinta ... pada ujungnya
もう二度と会えないなんて信じられない
まだ何も伝えてない
まだ何も伝えてない
mou nidoto aenai nante shinjirarenai
Mada nani mo tsutaetenai
Mada nani mo tsutaetenai
Tak sanggup kupercaya kita takkan pernah bersua lagi,
Padahal tiada satu pun sempat kusampaikan
Padahal tiada satu pun sempat kusampaikan
開いたばかりの花が散るのを見ていた木立の遣る瀬無きかな
どんなに怖くたって目を逸らさないよ全ての終わりに愛があるなら
hiraita bakari no hana ga chiru no o
Miteita kodachi no yarusenaki kana
donnani kowakutatte me o sorasanai yo
Subete no owari ni ai ga aru nara
Bunga yang baru saja merekah kini gugur luruh,
Betapa pilu pepohonan yang hanya bisa terpaku menatapnya.
Seberapa pun gentarnya, takkan kupalingkan pandangan.
Jika memang pada akhir segala, cinta itu nyata adanya.

0 Comments