Jika kamu pernah memutar musik di kala malam sambil menikmati remang lampu kota, besar kemungkinan kamu pernah mendengar genre City Pop Jepang. Aliran musik yang mekar di era kejayaan ekonomi Jepang era 1970-an hingga 1980-an ini menyajikan warna musik yang kaya aransemen funk, disco, jazz, serta sentuhan synth-pop yang hangat.
Daya tarik City Pop tidak sekadar terletak pada dentuman bas atau tiupan saksofon yang megah. Liriknya menyimpan metafora mendalam tentang kehidupan masyarakat perkotaan, rasa sepi di tengah keramaian, hingga manis pahitnya asmara musim panas.
Berikut adalah daftar 10 lagu City Pop Jepang terbaik sepanjang masa lengkap dengan makna lirik di baliknya.
1. "Mayonaka no Door ~Stay With Me" – Miki Matsubara (1979)
Lagu debut Miki Matsubara saat berusia 19 tahun ini menjadi gerbang utama bagi banyak pendengar modern untuk mengenal City Pop. Aransemen musiknya memadukan ketukan drum ritmis dengan tiupan saksofon hangat buatan arsitek musik Tetsuji Hayashi.
Liriknya menceritakan kenangan manis aku lirik bersama mantan kekasih yang terus membayang saat malam makin larut. Ungkapan "Stay with me" menggambarkan rasa rindu yang pasrah beradu dengan ketakutan akan kesendirian. Lagu ini menangkap perasaan manusia perkotaan yang mencoba tetap tangguh di luar meski hatinya rapuh.
2. "Plastic Love" – Mariya Takeuchi (1984)
Diproduseri oleh suami sendiri, Tatsuro Yamashita, lagu Mariya Takeuichi ini kerap disebut sebagai lagu kebangsaan City Pop di era digital. Irama basnya yang dinamis berpadu indah dengan karakter vokal santai Mariya Takeuchi.
Lirik "Plastic Love" mengisahkan seorang perempuan yang mengalami patah hati berat lalu memilih menjalani gaya hidup serba palsu di tengah kehidupan malam Tokyo. Ia menganggap cinta hanyalah permainan plastik tanpa emosi untuk melindungi hatinya dari luka baru. Penulisan liriknya menggambarkan benteng pertahanan emosional seseorang yang enggan jatuh cinta lagi.
3. "Ride on Time" – Tatsuro Yamashita (1980)
Sesuai jlukan King of City Pop yang melekat padanya, Tatsuro Yamashita menciptakan "Ride on Time" yang menjadi tonggak utama kejayaan musiknya di Jepang. Jangkauan vokal khas Tatsuro yang bertenaga dipadu dengan petikan gitar funk yang renyah memancarkan energi positif dari awal hingga akhir track.
Lirik lagu ini mengangkat tema kebebasan dan keberanian melangkah menyongsong masa depan. Pesan di balik lagunya mengajak pendengar untuk melepaskan keraguan diri dan membiarkan jiwa terbawa oleh gelombang semangat hidup yang optimis.
4. "Sparkle" – Tatsuro Yamashita (1982)
Tidak lengkap membahas mahakarya Tatsuro Yamashita tanpa memasukkan "Sparkle". Dibuka dengan riff gitar elektrik yang sangat ikonik dan renyah, lagu ini menjadi contoh terbaik bagaimana musik City Pop mengawinkan unsur funk Barat dengan melodi vokal Jepang yang halus.
Lirik "Sparkle" menggambarkan indahnya suasana laut dan kilauan cahaya matahari musim panas. Di balik iramanya yang enerjik, lagu ini menceritakan momen-momen singkat bersama orang tercinta yang terasa sangat berharga sebelum waktu mengubah segalanya.
5. "Flyday Chinatown" – Yasuha (1981)
Lagu penuh energi ini menyajikan nuansa funk kental dipadu vokal khas Yasuha yang melengking tinggi namun tetap terkontrol rapi. Latar cerita liriknya membawa pendengar menyusuri kawasan Chinatown di kota pelabuhan Yokohama pada Jumat malam, ketika orang mengakhiri kerja seminggu.
Makna liriknya menangkap rasa gembira anak muda yang ingin melepaskan penat dari rutinitas kerja sepekan. Mereka menikmati suasana malam akhir pekan yang eksotis di tengah warna-warni lampu neon kota.
6. "Remember Summer Days" – Anri (1983)
Anri merupakan salah satu penyanyi wanita yang sangat identik dengan tema pantai dan suasana liburan musim panas. Lagu ini dibalut melodi synth-pop melankolis namun tetap enak dipakai bergoyang santai.
Makna liriknya mengisahkan kenangan asmara musim panas yang telah berlalu. Bayangan masa-masa indah di tepi pantai bersama sosok tersayang tinggal menjadi memori manis saat angin musim gugur mulai bertiup dingin. Liriknya menekankan bahwa meski musim telah berganti, kehangatan cinta yang pernah ada akan selalu hidup di dalam hati.
7. "Midnight Pretenders" – Tomoko Aran (1983)
Lagu ini terkenal dengan tempo lambat dan atmosfer bernuansa sensual sekaligus misterius. Irama musiknya banyak dijadikan sampel oleh produser musik elektronik dunia untuk mengolah genre Vaporwave dan Future Funk.
Lirik "Midnight Pretenders" mengisahkan dua insan yang terjebak dalam hubungan tanpa status di tengah malam. Mereka berpura-pura saling mencintai hanya untuk mengusir rasa sepi, meski keduanya sadar bahwa saat pagi datang, hubungan tersebut akan kembali asing.
8. "Bay City" – Junko Yagami (1983)
Dengan dentuman bas menonjol sejak detik pertama, Bay City menawarkan irama cepat yang sanggup membuat pendengar langsung bergerak. Liriknya menggambarkan suasana kota pelabuhan di malam hari dengan pancaran lampu kapal di atas permukaan air.
Pesan tersirat dalam liriknya menyoroti pencarian kebebasan jiwa seorang wanita yang ingin melepaskan diri dari ikatan masa lalu sambil menikmati hembusan angin laut malam.
9. "Telephone Number – Junko Ohashi (1981)
Lagu ciptaan Tetsuji Hayashi ini dibalut irama jazz funk menghentak dengan garis bas yang sangat ikonik. Vokal bertenaga Junko Ohashi memberi karakter yang kuat dari awal sampai akhir trek.
Liriknya menceritakan perasaan cemas sekaligus penuh harap seorang wanita yang menunggu dering panggilan telepon dari orang yang ditaksirnya. Bait "567-09-31" yang diulang-ulang menjadi simbol satu-satunya jembatan komunikasi yang ia nanti di malam yang sepi
10. "Street Dancer" – Hiromi Iwasaki (1980)
"Street Dancer" menghadirkan nuansa disco funk era 80-an yang kental dengan balutan alat musik gesek ritmis. Liriknya menceritakan sosok penari jalanan yang melupakan seluruh beban hidupnya ketika berada di lantai dansa.
Lagu ini menyampaikan pesan bahwa musik dan tarian bisa menjadi tempat perlindungan terbaik bagi seseorang untuk melepaskan penat dari kerasnya tekanan hidup di kota besar.
Mendengarkan deretan lagu City Pop di atas memberi pengalaman emosional yang unik. Kamu bisa menikmati keceriaan iramanya sekaligus merenungi pesan puitis liriknya saat malam mulai sepi. Simpan daftar ini ke dalam playlist harianmu untuk menemani aktivitas sehari-hari!

0 Comments
Silakan berdiskusi dengan sopan. Komentar akan muncul setelah dimoderasi