Lirik lagu "THE ABYSS mengambarkan kondisi mental seseorang yang terjebak dalam dunia yang penuh dengan aturan dan skenario rumit. Lagu yang terserak dalam album JEKYLL ini adalah eksplorasi emosional yang sangat gelap, khas dari gaya HYDE dalam proyek solonya.
Lagu "THE ABYSS" dirilis sebagai single pada 29 Januari 2026 yang bertepatan dengan hari ulang tahun HYDE. Sebagai c/w (coupling) atau pendamping, terdapat lagu "LAST SONG" ~orchestra version~. Lagu ini, mengikuti "Nostalgic" dan "FINAL PIECE" adalah lagu balada dengan suara merdu nan romantis HYDE dalam nada yang dimainkan oleh orkestra yang luar biasa.
Dalam album JEKYLL, "THE ABYSS" yang berdurasi 4 menit dan 20 detik diletakkan sebagai track ke-6. Lagu ini ada di belakang "SO DREAMY" (track 5) dan mendahului TATTOO (track 7).
Makna Lagu HYDE "THE ABYSS"
Dalam "THE ABYSS" HYDE menyoroti perasaan keterasingan ketika aku lirik merasa bahwa pilihan-pilihan yang tersedia baginya hanyalah fatamorgana. Pada akhirnya, ia merasa harus tunduk pada arus yang tidak bisa ia kendalikan.
Salah satu poin paling kuat dalam lagu "THE ABYSS" adalah kritik terhadap figur otoritas atau orang-orang yang merasa tahu segalanya. Melalui aku lirik, HYDE menggambarkan mereka sebagai pihak yang memberikan instruksi dengan mudah, namun selalu menghindar dari tanggung jawab ketika struktur yang mereka bangun runtuh.
Sinisme ini menciptakan atmosfer ketidakpercayaan terhadap sistem. Aku lirik merasa sendirian di tengah keruntuhan moral dan sosial yang ia saksikan di hadapannya.
Simbolisme "Bel Pintu Takdir" (Destiny rings the doorbell) yang muncul secara "nakal" menunjukkan bahwa tragedi atau titik balik kehidupan sering kali datang tanpa peringatan dan tidak bisa dihindari. Ada rasa kepasrahan yang mendalam di sini.
Aku lirik merasa tidak memiliki kekuatan untuk melawan (cannot fight or resist) dan merasa ditakdirkan untuk gagal apa pun keputusan yang ia ambil. "Jurang" (The Abyss) menjadi metafora sempurna untuk titik nadir keputusasaan tersebut.
HYDE juga merenungkan waktu dan penyesalan. Dalam 'THE ABYSS", ia menekankan bahwa masa lalu tidak bisa diulang, dan keragu-raguan dalam mengambil keputusan justru akan membuat kesempatan itu menghilang.
Namun, di saat yang sama, ia mengakui bahwa ketegasan tidak selalu membawa kemenangan. Dilema ini menempatkan pendengar pada posisi yang mencekam, di mana setiap langkah terasa seperti jebakan dan penglihatan kita terhadap masa depan mulai memudar serta mengkhianati kita.
Secara filosofis, lagu ini mempertanyakan standar kebenaran dan kesalahan di tengah dunia yang hancur. Sang narator seolah-olah "buta" di balik tembok yang ia bangun sendiri atau yang dibangun oleh dunia di sekelilingnya.
"THE ABYSS" adalah pengakuan jujur tentang kelelahan jiwa yang sudah tidak mampu lagi mendaki keluar dari kegelapan dan hanya bisa berdiri diam di tepi jurang kehancuran. Lagu ini adalah sebuah refleksi tentang kerapuhan manusia dan betapa mudahnya visi kita tentang masa depan hancur berkeping-keping saat realitas mulai mengkhianati harapan.
Lirik Lagu "THE ABYSS" dan Terjemahan Sub Indo
Lirik/Lagu: HYDE
[Verse 1]
Many scripts designed for this intricate world
A countless choice we have, but it doesn't uphold
It's easy, says the know it all
Always not responsible
When it does collapse
They'll pretend not to know
Banyak naskah yang dirancang 'tuk dunia yang rumit ini
Pilihan tak terhitung kita miliki, namun tiada yang bertahan
"Itu mudah," ucap mereka yang merasa tahu segalanya
Namun mereka tak pernah mau bertanggung jawab
Dan saat segalanya runtuh
Mereka hanya akan berpura-pura tidak tahu
[Pre-Chorus]
Someone tell me once again
What is right and what is wrong
Gotta choose the only road
What it’s going to be
Help me see
Seseorang, katakan padaku sekali lagi
Apa yang benar dan apa yang salah
"Ku harus memilih satu-satunya jalan
Akan jadi seperti apa nantinya?
Bantulah aku melihatnya
[Chorus]
Playfully destiny rings the doorbell
I cannot fight or resist
Obey them all
Whatever choice that I make
I won’t succeed
Arriving the edge of the abyss
Dengan nakal, takdir membunyikan bel pintu
Aku tak mampu melawan atau menolaknya
Hanya bisa mematuhi segala
Apa pun pilihan yang kuambil
Aku takkan pernah berhasil
Hingga akhirnya tiba di tepi jurang yang dalam
[Verse 2]
We cannot redo all the things that have passed
If you wait to choose, it will be in the past
Should you hastily answer though
You’ll misjudge the current flow
Decisiveness will not always win for us all
Kita tak bisa mengulang segala hal yang telah berlalu
Jika kau menunggu 'tuk memilih, ia akan tertinggal di masa lalu
Namun jika menjawab tergesa
Kau akan salah menilai arus yang ada
Ketegasan tak selalu membawa kemenangan bagi kita semua
[Bridge]
Can’t perceive behind the wall
Can’t perceive beyond at all
The ones that try to climb above
The ones who pray it crumbles down
Can’t perceive beyond today
The vision starts to slip away and betray
Oh well
Tak mampu melihat apa yang ada di balik tembok
Sama sekali tak dapat melihat apa yang ada di baliknya
Mereka yang coba memanjat ke atas
Dan mereka yang berdoa agar segalanya runtuh
Tak mampu melihat lebih dari hari ini
Pandangan mulai memudar dan mengkhianatiku
Ya, sudahlah
[Chorus Finale]
Playfully destiny rings the doorbell
I cannot fight or resist
Obey them all
Whatever choice that I make
I won’t succeed
Arriving the edge of the abyss
Dengan nakal, takdir membunyikan bel pintu
Aku tak mampu melawan atau menolak
Hanya bisa mematuhi segala
Apa pun pilihan yang diambil
'Ku takkan pernah berhasil
Hingga akhirnya tiba di tepi jurang yang dalam
Anda dapat pula membaca terjemahan lirik lagu Jpop & Jrock lainnya melalui tautan berikut, termasuk lirik lagu Ado, Fujii Kaze, Aimer, hingga L'Arc~en~Ciel.

0 Comments
Silakan berdiskusi dengan sopan. Komentar akan muncul setelah dimoderasi