Lirik lagu "Lemon" Kenshi Yonezu menampilkan potret duka yang mendalam. Dalam lagu ikonik yang dirilis pada 14 Maret 2018 ini, kesedihan tidak lagi digambarkan sebagai air mata belaka, namun sebagai aroma pahit lemon yang melekat kuat.
Lagu "Lemon" yang berdurasi 4 menit dan 16 detik ini dirils sebagai single bersama dua lagu lain sebagai B-side, yaitu "Cranberry & Pancake" dan "Paper Flower". Lagu ini menjadi theme song serial TV Unnatural.
Video klipnya yang tayang di Youtube pada 27 Februari 2018, menjadi salah satu video paling fenomenal dalam karier Kenshi Yonezu. Video ini awalnya tampak membingungkan. Namun, jika dicermati, video tersebut adalah bentuk rewind, yang merupakan ide dasar lagu "Lemon", ingin kembali ke masa lalu bersama "sang kekasih". Di sisi lain, Kenshi Yonezu mengakui lagu ini dibuatnya pada saat momen berpulangnya sang kakek.
Pengalaman mental Kenshi Yonezu yang dalam itulah yang membuat "Lemon" memiliki bobot emosional yang jauh lebih berat daripada lagu balada perpisahan biasa. Liriknya, baris demi baris, membawa esensi kehilangan yang mutlak.
Quick View Lagu "Lemon" Kenshi Yonezu
| Aspek | Penjelasan | Elemen Utama |
|---|---|---|
| Lagu | Lagu balada emosional tentang kehilangan | Lemon |
| Penyanyi | Musisi Jepang yang menulis dan menyanyikan lagu | Kenshi Yonezu |
| Tahun rilis | Dirilis pada 14 Maret 2018 | J-Pop |
| Soundtrack | Theme song drama Jepang | Unnatural |
| Tema utama | Duka, kenangan, dan kehilangan orang tercinta | Kesedihan mendalam |
| Simbol utama | Lemon melambangkan rasa pahit dan luka yang menetap | Metafora duka |
| Inspirasi | Terinspirasi dari pengalaman kehilangan pribadi sang musisi | Emosi autentik |
Makna Lirik Lagu "Lemon" Kenshi Yonezu
Makna lagu "Lemon" berpusat pada perasaan "ketidakhadiran" yang sangat nyata. Yonezu menggambarkan sosok aku lirik yang tidak bisa menghapus kenangan sang kekasih: sosoknya telah pergi, tetapi meninggalkan jejak yang tak terhapuskan. Bayang-bayang sang kekasih muncul dalam mimpi, bukan sebagai penghibur, melainkan sebagai pengingat akan kekosongan yang tercipta.
Penggunaan diksi seperti "membersihkan debu pada kenangan usang" pada bait pertama, menyiratkan upaya keras aku lirik untuk tetap terhubung dengan masa lalu, meskipun proses tersebut seringkali menyakitkan.
Salah satu metafora yang paling kuat dan unik dalam lagu ini adalah pemilihan buah lemon yang menggambarkan segalanya. Biasanya, buah dalam lagu sering dikaitkan dengan rasa manis atau kesegaran. Namun, Kenshi Yonezu memilih lemon untuk merepresentasikan rasa pahit dan asam yang menusuk.
Aroma lemon yang "getir" dan "tak mau pergi dari dada" melambangkan bagaimana duka bekerja pada orang-orang yang ditinggalkam. Duka itu tajam, menyengat, dan sangat sulit untuk dilupakan. Rasa sakit itu tidak memudar menjadi manis, melainkan menetap sebagai bagian dari identitas baru aku lirik yang kehilangan sang kekasih.
Dalam lirik reffrain "Lemon", aku lirik merasa terjebak dalam "hujan yang belum reda". Ini metafora waktu yang seolah berhenti bagi mereka yang berduka, sementara dunia luar terus berjalan.
Puncak luka itu adalah di reffrain kedua: pilihan sikap aku lirik dengan cintanya yang tulus. Ia mendoakan sang kekasih, di mana pun berada sekarang, bisa melupakan segala kesedihan, bahkan jika itu berarti harus melupakan keberadaannya.
Di bagian akhir, metafora "buah yang terbelah" (kiriwaketa kajitsu) memberikan kesimpulan yang memilukan tentang hubungan manusia. Kenshi Yonezu memposisikan dua orang yang saling mencintai sebagai satu kesatuan buah utuh.
Ketika salah satu pergi, yang tersisa hanyalah "satu belahan" yang kehilangan pasangannya. Belahan yang tersisa ini harus terus hidup dalam kondisi tidak utuh, membawa rasa perih yang permanen namun tetap menganggap pasangannya sebagai satu-satunya cahaya yang pernah menyinari hidupnya.
Lirik Lagu "Lemon" Kenshi Yonezu Terjemahan Sub Indo
Berikut ini lirik lagu "Lemon" beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
"LEMON"
lirik/lagu: Kenshi Yonezu
夢ならばどれほどよかったでしょう
未だにあなたのことを夢にみる
忘れた物を取りに帰るように
古びた思い出の埃を払う
Yume naraba dore hodo yokatta deshou
Imada ni anata no koto wo yume ni miru
Wasureta mono wo tori ni kaeru you ni
Furubita omoide no hokori wo harau
Betapa bahagia andai semua hanyalah mimpi
Hingga kini sosokmu masih mewujud dalam tidur
Bagaikan pulang demi menjemput sesuatu yang tertinggal
Kusapu debu-debu kenangan yang usang
戻らない幸せがあることを
最後にあなたが教えてくれた
言えずに隠してた昏い過去も
あなたがいなきゃ永遠に昏いまま
Modoranai shiawase ga aru koto wo
Saigo ni anata ga oshiete kureta
Iezu ni kakushiteta kurai kako mo
Anata ga inakya eien ni kurai mama
Ada bahagia yang takkan pernah bisa kembali
Engkau ajarkan itu pada saat terakhir
Masa lalu kelam yang kupendam dalam bisu
Akan selamanya gulita tanpamu di sisi
きっともうこれ以上 傷つくことなど
ありはしないとわかっている
Kitto mou kore ijou kizutsuku koto nado
Ari wa shinai to wakatte iru
Kutahu pasti bahwa setelah ini
Tiada lagi luka yang sanggup menyakitiku sedalam ini
あの日の悲しみさえ あの日の苦しみさえ
そのすべてを愛してた あなたとともに
胸に残り離れない 苦いレモンの匂い
雨が降り止むまでは帰れない
今でもあなたはわたしの光
Ano hi no kanashimi sae ano hi no kurushimi sae
Sono subete wo aishiteta anata to tomo ni
Mune ni nokori hanarenai nigai remon no nioi
Ame ga furiyamu made wa kaerenai
Ima demo anata wa watashi no hikari
Bahkan duka hari lampau, juga derita hari itu
Kucintai segalanya karena bersamamu
Aroma lemon pahit mendekam di dada tak mau pergi
Tak bisa kupulang sampai hujan ini reda
Sampai kini pun, (hanya) kaulah cahayaku
暗闇であなたの背をなぞった
その輪郭を鮮明に覚えている
受け止めきれないものと出会うたび
溢れてやまないのは涙だけ
Kurayami de anata no se wo nazotta
Sono rinkaku wo senmei ni oboete iru
Uketome kirenai mono to deau tabi
Afurete yamanai no wa namida dake
Dalam gelap, jemariku menyusuri punggungmu
Setiap garis siluetmu masih terekam dalam ingatan
Tiap kali terbentur oleh kenyataan yang tak sanggup kutanggung
Hanya air mata yang terus meluap tanpa henti
何をしていたの 何を見ていたの
わたしの知らない横顔で
Nani wo shite ita no nani wo mite ita no
Watashi no shiranai yokogao de
Apa yang kau lakukan? Apa yang kau pandang saat itu?
Dengan raut wajah yang tak pernah kukenal sebelumnya
どこかであなたが今 わたしと同じ様な
涙にくれ 淋しさの中にいるなら
わたしのことなどどうか 忘れてください
そんなことを心から願うほどに
今でもあなたはわたしの光
Dokoka de anata ga ima watashi to onaji you na
Namida ni kure sabishisa no naka ni iru nara
Watashi no koto nado douka wasurete kudasai
Sonna koto wo kokoro kara negau hodo ni
Ima demo anata wa watashi no hikari
Jika saat ini di suatu tempat engkau tengah tenggelam
Dalam tangis dan kesepian yang sama denganku
Maka kumohon, lupakan saja segala tentangku
Sungguh kudoakan itu, meski nyatanya
Sampai kini pun, (hanya) kaulah cahaya bagiku
自分が思うより
恋をしていたあなたに
あれから思うように
息ができない
あんなに側にいたのに
まるで嘘みたい
とても忘れられない
それだけが確か
Jibun ga omou yori
Koi wo shite ita anata ni
Arekara omou you ni
Iki ga dekinai
Anna ni soba ni ita no ni
Marude uso mitai
Totemo wasurerarenai
Sore dake ga tashika
Ternyata ku cinta kau
Jauh lebih dalam dari yang sanggup kusadari
Sejak saat itu, 'ku seakan lupa
Cara bernapas dengan lega
Dahulu kita begitu dekat
Namun kini terasa seperti fana
Ku tak bisa melupakanmu
Hanya itu yang pasti (kutahu)
あの日の悲しみさえ あの日の苦しみさえ
そのすべてを愛してた あなたとともに
胸に残り離れない 苦いレモンの匂い
雨が降り止むまでは帰れない
Ano hi no kanashimi sae ano hi no kurushimi sae
Sono subete wo aishiteta anata to tomo ni
Mune ni nokori hanarenai nigai remon no nioi
Ame ga furiyamu made wa kaerenai
Bahkan duka hari lampau, juga derita hari itu
Kucintai segalanya karena bersamamu
Aroma lemon pahit mendekam di dada tak mau pergi
Tak bisa kupulang sampai hujan ini reda
切り分けた果実の片方の様に
今でもあなたはわたしの光
Kiriwaketa kajitsu no katahou no you ni
Ima demo anata wa watashi no hikari
Bagaikan separuh buah yang terbelah dan kehilangan kepingan lainnya
Sampai kini pun, (hanya) kaulah cahayaku
Anda dapat pula membaca terjemahan lirik lagu Jpop lainnya melalui tautan berikut, termasuk lirik lagu Ado, Fujii Kaze, Aimer, hingga L'Arc~en~Ciel.

0 Comments
Silakan berdiskusi dengan sopan. Komentar akan muncul setelah dimoderasi